About

Pages

Selasa, 07 Juli 2009

Cendana

cendana.jpg

CENDANA

(Santalum album Linn )

Famili : Spermatophyta
Daerah : Cendana, Tindana, Sindana, Candana, Dana, Ayu luhi (Gorontalo)
Asing :
Sifat Kimiawi : Tumbuhan ini kaya dengan kandungan kimia yang sudah diketahui antara lain – minyak terbang.
Efek Farmakologis : Sifat – berbau harum, anti radang, anti disentri, emenagogum.

Bagian tanaman yang digunakan : Kayu, kulit dan minyaknya.
Cara budidaya : Perbanyak tanaman dengan biji, cangkokan dan okulasi, pemeliharaannya mudah, pupuk dasar dan cukup air serta sinar.

Resep tradisional:

1. Gonore Virulenta : Kayu digiling dan ditambah air atau olesi dengan minyak cendana dan tempelkan ketempat yang sakit
2.
Emenagogum (pembersih haid) : kulir ditambah air, digiling, disaring dan minum airnya.


Ceguk

ceguk.jpg

CEGUK

Nama latin: Quisqualis indica L

Nama daerah: Dani; Udani; Wudani; Bidani; Kacekluk; Cekluk; Wedani; Saradengan; Tikao.

Deskripsi tanaman: Perdu merambat, panjang batang sampai 5 meter. Batang berkayu, bercabang-cabang, cabang muda berwarna hijau, berduri. Daun tunggal, bulat telur. Perbungaan bentuk bulir, terdapat di ketiak daun dan di ujung cabang. Kelopak berwarna hijau kekuningan. Putik berwarna putih sampai merah tua. Buah tergolong buah batu, biji kecil, pipih berwarna hitam. Akar tunggang.

Habitat: Tumbuh di dataran rendah dalam semak belukar dan sebagai tanaman pagar.

Bagian tanaman yang digunakan: Biji

Kandungan kimia: Trigonelina; Minyak lemak; Gom; Resin

Khasiat: Antelmintik; Tonik

Nama simplesia: Quisqualidis indicae semen


Resep tradisional:
Obat cacing
Biji ceguk 5 butir; Air 1 cangkir, Biji ceguk ditumbuk; kemudian direbus hingga 1/2 cangkir, Diminum 2 kali sehari.



Cerme

cerme.jpg

CERME

( Phyllanthus acidus (L.) Skeels.)

Famili : Euphorbiaceae

Daerah : Aceh : Ceremoi, Jawa : Cerme, Madura: Careme, Sunda : Careme, Bali : Cermen, Bugis: Caramele, Bima: Sarume, Ternate : Ceremin

Asing : Country gooseberry

Sifat Kimiawi : Kaya kandungan kimia antara lain Daun, batang : Tanin, Saponin, flavonoida & polifenol. Kayunya : Tanin, Saponin, flavonoida, polifenol & alkaloid.

Efek Farmakologis : Daun cerme berkhasiat untuk urus-urus dan obat mual, akar untuk asma dan daun muda untuk sariawan. Sifatnya – anti inflamasi, anti radang, mencegah muntah. Biji dan akar merupakan “purgans” yang kuat.

Bagian tanaman yang digunakan : Daun, Daun muda dan akar.
Cara budidaya :
Perbanyakan tanaman dg menggunakan biji. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan (jangan pakai pupuk kimia).

Resep tradisional:

1. Urus-urus : daun sebanyak sekitar 3 gr dicuci, dikeringkan, tumbuk halus dan seduh dengan 1/2 gls air matang, dinginkan dan minum semuanya.
2. Mual : Beberapa daun dikunyah, airnya ditelan dan ampasnya dibuang.
3. Asma : beberapa akar kering (1 gr) digiling halus, seduh dengan air panas, minum (hati hati karena akarnya agak beracun)
4. Sariawan : seperti no. 2
5. Bubulen : akar segar ditumbuk dan tempelkan ketempat yang sakit
6. Kegemukan : minum teh daun cerme yang dikeringkan, penggunaan harus terbatas dan jaga efek samping.




Jeruk Nipis

jeruknipis.jpg

JERUK NIPIS

Nama latin: Citrus aurantifolia (christm)suringle

Nama daerah: Kalangsa; Jeruk nipis; Jeruk pecel; Jeruk alit; Kuputangan; Limo

Deskripsi tanaman: Tumbuhan perdu yang bercabang banyak, tingginya 6 m, daunnya berbentuk bulat-telur, bunganya berbentuk bintang, warnanya putih. Buahnya bulat rata dan berkulit tipis, warnanya hijau kekuning-kuningan kalau sudah tua.

Habitat: Banyak ditanam di pekarangan dan di kebun.

Bagian tanaman yang digunakan: Buah

Kandungan kimia: Asam sitral; Minyak atsiri; Linna; Lisasetat; d-limonen; L-linaliol; Dihidrokumarinalkohol; Terpenool; Pinen; Kamfen

Khasiat: Ekspektoran

Nama simplesia: Citri aurantifoliae Fructus

Resep tradisional:
Batuk:
Jeruk nipis(peras)1 buah; Kecap/madu sama banyak dengan perasan jeruk nipis, Dicampur hingga rata, Diminum sehari 2 kali; pagi dan sore; tiap kali minum 1 ramuan.
Demam:
Daun jeruk nipis segar 5 helai; daun sembung segar 3 helai; Daun prasman segar 5 helai; Air 115 ml, Diseduh atau dipipis, Diminum 1 hari sekali 100 ml; apabila dipipis diminum 1 hari sekali 1/4 cangkir; diulang selama 4 hari.
Nyeri tenggorokan:
Jeruk nipis 1 iris; Kapur sirih sedikit, Jeruk nipis diolesi kapur sirih kemudian dipanaskan di atas api kecil lalu peras, Diminum 2 kali sehari 1 ramuan; diulangi selama 3 hari.
Nyeri haid:
Jeruk nipis 1 buah; Kapur sirih 2 jari; minyak kayu putih secukupnya, Peras buah jeruk nipis; kemudian tambahkan kapur sirih dan minyak kayu putih kemudian diaduk sampai tercampur, Dioleskan pada perut.



Jombang

jombang.jpg

JOMBANG

Nama latin: Taraxacum officinale

Nama daerah: Taraksakum; Tarsakum

Deskripsi tanaman: Terna menahun, tinggi 10-25 cm, seluruh bagian tumbuhan mengandung cairan, seperti susu. Daun berkumpul membentuk roset akar, bagian pangkal rebah menutup tanah. Daun tunggal, berbentuk lanset, sungsang, ujung runcing, pangkal menyempit menyerupai tangkai daun, tepi bergerigi tidak teratur, kadang berbagi sangat dalam, panjang 6-15 cm, lebar 2-3,5 cm, berwarna hijau dilapisi rambut halus berwarna putih. Bunga tunggal bertangkai panjang yang dilapisi rambut halus berwarna putih, berkelamin dua. Mahkota bunga berwarna kuning, diameteer 2,5-3,5 cm. Buahnya berbentuk tabung, berwarna putih. Akarnya panjang, tunggal dan bercabang.

Habitat: Tumbuh liar di lereng gunung, tanggul, dan sisi jalan daerah berhawa sejuk pada dataran sampai 900 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Herba

Kandungan kimia: Taraxasterol; Taraxacerin; Taraxarol; Kholine; Inulin; Peklin; Asparagin; Lutein Violaxanthin; Tanin; Kalsium; Silikon; Sulfur; Vitamin; Karotenoid

Khasiat: Diuretik; Stomakik; Hipoglikemik; Antitoksik

Nama simplesia: Taraxaci Herba


Resep tradisional:
Kanker:
Herba jombang 50 g; Air 300 ml, Direbus sampai mendidih selama 15 menit, Diminum pagi dan sore
Kaki bengkak:
Herba jombang 100 g; Minyak kelapa 50 ml, Ditumbuk sampai halus , Dibalur pada bagian yang bengkak 3-4 kali sehari



Iler


iler.jpg

ILER

Nama latin: Coleus atropurpureus Benth.

Nama daerah: Miana; Jawer kotok; Kentangan.

Deskripsi tanaman: Tumbuhan secara liar diladang atau dikebun-kebun bisa digunakan sebagai tanaman hias. Berbatang basah yang tingginya mencapai 1 meter. Daunnya berbentuk segitiga atau bentuk bulat telur dengan warna yang sangat bervariasi dari hijau hingga merah ungu berbulu, dan tepinya beringgit. Bunganya berwarna merah atau putih, ungu atau kuning.

Habitat: Dapat tumbuh liar di ladang-ladang, di kebun-kebun sebagai tanaman hias.

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Lendir; Minyak atsiri; Alkaloid; Flavonoid; Saponin.

Khasiat: Emenagog; Anti bengkak

Nama simplesia: Plectranthi scutellaroidi Folia



Inggu

inggu.jpg

INGGU

Nama latin: Ruta angustifolia (L.)Pers.

Nama daerah: Daun minggu; Aruda; Anrudabosu; Rue.

Deskripsi tanaman: Tanaman semak, tinggi 1,5 meter. Batang berkayu, bulat, percabangan simpodial, warna hijau muda. Daun majemuk, anak daun berbentuk lanset atau bulat telur, pangkal runcing, ujung tumpul, tepi rata, panjang 8-20 mm, lebar 2-6 mm, warna hijau. Bunga majemuk, mahkota bentuk mangkok, warna kuning. Buah kecil, lonjong, terbagi atas 4 kotak, warna cokelat.

Habitat: Dapat tumbuh pada dataran rendah 100-1000 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh bagian tumbuhan

Kandungan kimia: Minyak atsiri; Rutin; Kuersetin; Bergapten; Alkaloid rutamina; Skimianina; Kokusagenina; Gula.

Khasiat: Anti inflamasi; Analgesik; Antipiretik; Diuretik; Emenagog; Antispasmodik.

Nama simplesia: Rutae Herba

Resep tradisional:
Kejang:
Daun inggu secukupnya; Cuka encer secukupnya, Diremas-remas, Untuk kompres di kepala; diperbaharui bila kepala sudah kering.
Demam, Daun inggu 3-5 helai; Bunga sruni 1 buah; Air hangat secukupnya, Diremas-remas, Dipakai untuk mengusap badan dengan handuk kecil.
Ketombe:
Daun inggu 3-5 helai; Rimpang kunyit 1 ruas jari; Air sedikit, Dipipis hingga berbentuk pasta, Rambut dibasahi dengan air; kemudian dilumuri dengan pasta dan garuklah ketombe dengan bantuan ujung jari tangan; atau dengan sisir; jika sudah terkelupas; rambut dikeramasi dengan sampo biasa; ulangi selama 4 hari.





Ginje

ginje.jpg

GINJE

Nama latin: Thevetia peruviana (pers)K.Schum

Nama daerah: Ginji; Ghinje

Deskripsi tanaman: Tanaman semak, semusim, tinggi lebih kurang 1,7 meter. Batang berkayu, beralur, beruas, bercabang, warna hijau. Daun tunggal, bentuk menjari, tepi bergerigi, pangkal dan ujung runcing, panjang 4-12 cm, lebar 5-14 cm, warna hijau. Bunga majemuk, bentuk malai, mahkota bentuk ginjal, warna kuning kemerahan. Buah kotak, beruang dua sampai empat, diameter lebih kurang 7,5 mm, warna cokelat kehitaman.

Habitat: Tumbuh liar di ladang dan sebagai tanaman hias pada daerah kering di dataran rendah sampai 900 m dpl.

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Tevetiana (alkaloid gigitalis); Nerifolin; Perufosida; Rufosida; Minyak lemak.

Khasiat: Tonika; Diuretik; Anti bengkak.

Nama simplesia: Thevetiae nerifoliae Semen





Gendola

GENDOLA (Basella rubra Linn )

Famili : Basellaceae

Daerah : Jawa Tengah : Ganjerot, Sunda : Gandola, Madura : Kandula, Melayu : Gendola, Bali : Gendola, Sulut : Tatabuwe, Gorontalo : Pailoo, Minangkabau : lembayung.

Asing : Malabar Night Shade, Lo kuei (Cina)

Sifat Kimiawi : Tumbuhan ini kaya kandungan kimia antara lain daun : organic acid, glucan,c‑carotene, mucopolysacharida seperti è L‑arabinose, D‑galaktose, L­rhamnose, aldonic acid saponin, Vitamin A,B dan C

Efek Farmakologis : Tumbuhan ini bersifat anti toxin, antipiretik yaitu penurun panas, mengeluarkan organisme penyebab sakit dari darah

Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh tanaman.
Cara budidaya :
Perbanyakan tanaman dg menggunakan biji atau stek batang. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pemupukan terutama pupuk dasar.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.

1 RADANG USUS BUNTU : Seluruh tanaman gendola sebanvak 60‑70 gram dicuci bersih, di potong‑2, di rebus dengan air secukupnya sampai bahan terendam seluruhnva. Setelah tinggal setengah, dinginkan dan minum.
2 INFLUENZA : Daun segar 15 gram di cuci lalu di rebus dengan 2 gelas air bersih sampai tersisa 1gelas. Setelah dingin di saring tambahkan sedikit gararn dan di aduk sampai larut, diminum
3 BERAK DARAH : Tanaman gendola 25 gram, kapulogo 35 gram dan seekor ayam betina tua yang telah di buang kepala, kaki dan jeroannya, di masak dengan air secukupnya. Minum airnya.
4 DADA TERASA PANAS DAN SESAK : Gendola segar 70 gram di rebus dengan air secukupnya sampai kental. Campur dengan arak, lalu diminum.
5 SEMBELIT : Daun segar dimasak makan.
6 KENCING SEDIKIT (RADANG KANDUNG KENCING), ANYANG-ANYANGEN : Daun segar 70 gram di cuci bersih, rebus dengan air secukupnva. Setelah dingin, minum seperti air teh.
7 CAMPAK (MEASLES), CACAR AIR, PUTTING SUSU PECAH-2 : Bunga 15 ‑ 30 gram di rebus, minum.
8 PEGAL LINU, REMATIK : Akar I5 ‑ 30 gram, di rebus, minum.
9 RADANG SELAPUT MATA (CONJUNGTIVITIS) : Buah 15 ‑ 30 gram di rebus, lalu diminum




Ekor Kucing


ekorkucing.jpg

EKOR KUCING

Acalypha hispida Burm. F

Famili : Euphorbiaceae

Daerah : Jawa : Ekor Kucing, Sunda : Talianjing, Ternate : Lofiti

Asing : Cat’s tail, Gou Wei Hong (Cina)

Sifat Kimiawi : Kaya kandungan kimia antara lain acalyphin, flavonoid, saponin, tanin. Penutup luka dan Peluruh air seni.

Efek Farmakologis : Dalam farmakologi Cina, tanaman ini bersifat Rasa manis, Sejuk, Kelat dan menghentikan pendarahan.

Bagian tanaman yang digunakan : Untai bunga dan daun.
Cara budidaya : Perbanyakan tanam-an dg menggunakan stek batang. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dg cara penyiraman yg cukup, menjaga kelembaban dan pe-mupukan terutama pupuk dasar

Resep tradisional:

1. MUNTAH DARAH : Bunga di kunyah mentah bersama pinang putih, kalau perlu tambah jahe sedikit, kencur, daun pule yang masih muda. Lakukan sepanjang hari. Atau bunga dilumatkan bersama gula sama banyak, makan.
2. DISENTRI : Untai bunga 10-30 gram, direbus, minum.
3.
RADANG USUS : Untai bunga 10-30 gram, direbus, minum.
4.
CACINGAN : Untai bunga 10-30 gram, direbus, minum.
5.
KUSTA : Daun secukupnya di cuci bersih, tambahkan kencur secukupnya, ditumbuk halus sampai jadi seperti bubur. Di pakai untuk mengoles bagian badan yang luka.


Delima Putih

delimap.jpg

DELIMA PUTIH

Nama latin: Punica granatum L.

Nama daerah: Dalima; Glima; Dalimo; Gangsalan; Talima; Dilimene

Deskripsi tanaman: Tanaman perdu, tinggi 2-5 meter. Batang berkayu, bulat, bercabang, berduri, batang muda berwarna cokelat setelah tua berwarna hijau kotor. Daun tunggal, bentuk lanset, panjang 1-8 cm, lebar 5-15 mm, bertulang menyirip, warna hijau. Bunga tunggal di ujung cabang, mahkota membulat berwarna merah atau kuning. Buah buni, bulat, diameter 5-12 cm, warna hijau kekuningan.

Habitat: Tanaman ini banyak tumbuh liar dihutan-hutan atau di tanam dikebun sebagai tanaman hias/buah-buahan.

Bagian tanaman yang digunakan: Kulit kayu ; Kulit buah ; Akar

Kandungan kimia: Alkaloid tropan; Tanin; Gula; Triterpenoid; Glukosida; Estron; Lendir

Khasiat: Antelmintik; Astringen

Nama simplesia: Granati Cortex, Granati fructus Cortex, Granati Radix

Resep tradisional:
Disentri:
Daun delima putih segar 5 g; Rimpang temu giring 2 g; Daun jambu biji segar 6 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 7 hari.
Keputihan:
Kulit buah delima segar 5 g; Daun beluntas segar 6 g; Herba tapak liman 5 g; Majakan 1 g; Air 110 ml, Dibuat infus, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 7 hari
.
Obat cacing:
Akar delima putih 1 jari; Rimpang temu giring segar 1 jari; Air 110 ml, Dibuat infus atau diseduh, Diminum 1 kali sehari 100 ml; diulang selama 4 hari.



Duwet

duwet.jpg

DUWET

Famili : Euphorbiaceae

Daerah : Sunda : Jamblang. Dalas, dhuwak. Bali : juwet.

Asing :

Sifat Kimiawi : kaya kandung an kimia, yang sudah di keta-hui antara lain è Buah : zat penyamak tanin, minyak terbang, damar, asam gallus dan glicosida. Biji : tanin, asam galat, glukosida phytomelin, alfa‑phytostcrol yang bersifat anticholesteremik. Kulit : Zat samak

Efek Farmakologis : Tanaman ini memiliki sifat Rasa manis, Netral, astringent antimalline, anticholesteremik, anti ‑ diabeticum.

Bagian tanaman yang digunakan : Bunga, biji dan kulit.


Cara budidaya :
Perbanyakan tanaman dengan menggunakan biji. Pemeliharaan mudah, perlu cukup air dengan cara penyiraman yang cukup, menjaga kelembaban dan pe-mupukan terutama pupuk dasar.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
1. NGOMPOL : 7 butir biji juwet di giling sampai halus, lalu di rebus dengan 2 cangkir air bersama gula jawa.
Sampai airnva tinggal separonya. Minum setiap hari 1 cangkir sekitar jam 5 sore sampai sembuh.
2. MENCRET karena masuk angin, Udara dingin dll : Kulit dahan sekitar 1 jari kering, direbus dengan 2 gelas air mendidih jadi 1 gelas. Saring, minum.
3. DIABETES (KENCING MANIS) : Biji 15 butir ditumbuk halus, bus dengan 2 gelas air sampai jadi satu gelas. Bagi menjadi 3 bagian dan minum untuk satu hari. Ulangi setiap hari sampai badan tcrasa segar dan tidak lesu lagi. Atau è Kulit pohon duwet 250 gr (basah), di potong ‑ potong, rebus dengan 3 gelas air samapai jadi 2 gelas.disaring, minum sedikit‑sedikit sampai habis dalam satu hari.




Cincau Rambat

cincau-rambat.jpg

CINCAU RAMBAT

(Cyclea barbata Miers)

Famili : Menispermaceae

Daerah : Camcauh, juju, tarawalu, kepleng

Asing :

Sifat Kimiawi : Karbohidrat yang menyerap air, zat lemak dan alkoloid siklein, kardioplegikum, tentradine dan dimetil tentradine. Polifenol, saponoid dan flavonoida.

Efek Farmakologis : Rasa agak manis, anti demam, anti racun, menurunkan tekanan darah.

Bagian tanaman yang digunakan : Rimpang dan daunnya.
Cara budidaya : Menggunakan stek batang, menghendaki tempat terbuka dan sedikit terlindung. pemeliharaannya mudah sekali.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.
1.Tekanan darah tinggi : daun diremas dengan air sampai menjadi hijau, biarkan menjadi agar-agar dan diminum dengan gula jawa.
2.Demam : rimpang diiris halus, direbus dan perasannya diminum sebagai obat demam, atau akar cincau secukupnya disedu dan diminum.
3.Gangguan perut, Nyeri : seperti no. 1
4.Keracunan makanan udang : seperti no. 1
5.Radang lambung, typhus, penyakit usus : daun segar 50 gr dicuci ditumbuk sampai lumat. Tambah 4 gls air matang, diremas dan disaring. Diamkan sampai mengental dan tambahkan 5 sendok kecil gula, diminum 3 x sehari.

Ciplukan

ciplukan.jpg

CIPLUKAN

Merupakan tumbuhan semusim, biasanya ditempat kosang yang tidak terlalu becek seperti pinggiran selokan, pinggir kebun dan lereng tebing sungai. Bisa tumbuh baik pada ketinggian 0 – 1800 m dpl.

KLASIFIKASI – Ciplukan biasa disebut Physallis peruvianna L., atau Physallis angulata Linn atau Physallis minina Linn, termasuk famili tumbuhan Solanaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah Keceplokan, Nyornyoran atau Cecendet.

SIFAT KIMIAWI - Memiliki berbagai kandungan kimia, yang sudah diketahui a.l : Chlorogenik acid, C27H44O-H2O, Asam sitrun dan fisalin, Buah mengandung asam malat, alkaloid, tanin, kriptoxantin, vitamin C dan gula, sedangkan bijinya mengandung Claidic acid.

EFEK FARMAKOLOGIS - Tumbuhan ini bersifat analgetik, peluruh air seni, menetralkan racun (detoxifies), meredakan batuk, mengaktifkan fungsi kelenjar tubuh. Dalam farmakologi Cina disebutkan tumbuhan ini memiliki rasa pahit dan sifat sejuk.

BAGIAN TANAMAN YANG BERGUNA - Efek farmakologi ini diperoleh dari penggunaan akar, daun dan buah.

Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.

1. Influenza dan Sakit tenggorokan – Tanaman 9 – 15 gram direbus air secukupnya dan diminum airnya.
2. Batuk Rejan (pertusis), Bronchitis, Gondongan - sama seperti pengobatan Influenza
3. Bisul – Daun Ciplukan 1/2 genggam dicuci, digiling halus lalu diturapkan pada bisul dan sekelilingnya, dibalut dan diganti 2x sehari.
4. Borok – sama seperti bisul, hanya ditambah air kapur sirih secukupnya.
5. Kencing Manis – Tanaman direbus 3 gelas air menjadi 1 gelas, saring dan minum.
6. Sakit paru-paru – Tanaman Ciplukan lengkap direbus dengan 3 – 5 gelas air mendidih, saring dan minum airnya 3 x sehari secangkir.
7. Ayan – Buah Ciplukan 8 – 10 buah dimakan tiap hari.

BUDI DAYA – Perbanyak tanaman dengan biji. Biji disemai kemudian tanaman muda dipindahkan ketempat penanaman. Pemeliharaan tanaman ini mudah, seperti tanaman lain dibutuhkan cukup air dengan penyiraman atau dengan menjaga kelembabab tanah. Disamping itu juga dibutuhkan pemupukan terutama pupuk dasar.


Sabtu, 04 Juli 2009

Sup Ayam Kurangi Resiko Tekanan Darah Tinggi

WASHINGTON – Aroma sup ayam yang nikmat tentunya mampu menggugah selera para penggemar sup. Apalagi jika sup tersebut disantap dalam keadaan hangat. Tahukah Anda? selain nikmat, sup ayam pun memiliki khasiat tersendiri bagi kesehatan.

Dilansir melalui Times of India, Minggu (12/4/2009), peneliti Jepang Ai Saiga dan koleganya menemukan keutamaan ini pada makanan tradisional kaum Yahudi yaitu Matzoh Soup, semangkok sup khas dengan bakso ayam yang dikeringkan. Konon, sup ini berkhasiat menurunkan tekanan darah.

Hal ini senada dengan penelitian sebelumnya. Pada studi terdahulu, ilmuwan Jepang menemukan bahwa dada ayam mengandung banyak protein kolagen yang memiliki efek sama dengan penghambat ACE sehingga dapat digunakan dalam mengobati tekanan darah tinggi.

Namun begitu, sejumlah kecil protein dalam dada ayam tidak dapat dikembangkan dalam produk makanan dan obat-obatan untuk mengobati penyakit ini.

Sementara itu, kaki dan ceker ayam yang biasanya tidak terpakai dalam masakan ternyata juga memiliki khasiat yang sama jika diolah dalam bentuk sup.

Dalam penelitian ini Saiga dan timnya mengekstraksi kolagen dari kaki ayam kemudian menguji kemampuannya sebagai penghambat ACE. Pada percobaan di lab tersebut, mereka mengidentifikasi empat protein berbeda yang terdapat pada campuran kolagen tersebut dengan aktifitas tinggi penghambat ACE.

Nyatanya, protein tersebut menghasilkan efek untuk mengurangi tekanan darah tinggi secara signifikan dan terus menerus.

okezone.com




Lima Rahasia Tidur


Manusia bisa mati jika tidak tidur. Tidur dibutuhkan untuk mengembalikan proses biologi yang vital, serta menanamkan ingatan. Lalu tidur seperti apa yang sehat?

Hal yang mendasar untuk mendapatkan tidur yang sehat adalah pergi tidur di jam sama setiap harinya. Selain itu perlu memenuhi aturan emas, tidur selama tujuh jam. Termasuk makanan berat, kafein dan alkohol juga harus dihindari empat hingga enam jam sebelum tidur.

Cahaya yang temaram serta suasa tenang, juga meningkatkan kualitas tidur. Selain itu tempat tidur hanya untuk tidur dan aktifitas seks, dan tidak boleh untuk menonton TV, membaca atau makan makan kecil.

Tidur binatang beraneka macam. Kolaka yang malas, bisa tidur 9,6 jam dalam satu malam. Sedangkan lumba-lumba yang baru lahir, serta paus pembunuh, bisa tidur dalam satu bulan penuh. Namun tidur terlalu panjang tidak disarankan pada manusia.

Tapi jika tidak tidur dalam satu hari saja, manusia bisa hilang kemampuan untuk fokus dan membuat keputusan. Hal itu bisa menyebabkan kecelakan serius.

Tidur sebentar-bentar juga baik dilakukan, jika dibandingakan dengan tidur secara terus menerus. Tidur polyphasic ini, seperti bayi atau manula. Thomas A Edison juga dilaporkan melakukan tidur seperti ini.

Yang terbaik adalah harus tidur secara sehat di malam hari dan tidur siang beberapa saat. Penelitian menunjukkan manusia adalah biphasic yang kehilangan rasa terjaga dua kali, di malam hari dan siang hari. Oleh karena itu NASA membuat ruang tidur siang khusus untuk anggota misi Phoenix.

Manusia bisa mati jika tidak tidur. Detail mengenai hal itu agak rumit, tapi peneliti menyarankan tidur dibutuhkan untuk mengembalikan proses biologi yang vital serta menanamkan ingatan. World Health Organization tahun lalu mengingatkan, orang yang bekerja di malam hari dan mengalami masalah tidur bisa berbahaya.

Selain itu kebutuhan tidur pada manusia makin berkurang, jika umur bertambah. Sebagian besar manusia juga tidak sadar telah mengalami kurang tidur. Lembaga National Sleep Foundation yang mengambil dana dari industri obat tidur mengatakan rata-rata orang Amerika tidur 7 jam sehari. Dan hala itu masih kurang cukup. Namun penelitian oleh University of Maryland mendapati, tidur selama delapan jam sudah cukup. Hal itu sama seperti masa 40 tahun lalu




Inilah 5 Merek Abon &Dendeng Mengandung Babi

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyebutkan lima merek olahan pangan industri rumah tangga (PIRT) yang positif DNA mengandung babi.

Berikut lima merek abon dan dendeng sapi yang mengandung daging babi yang telah diperiksa dengan menggunakan The real-time PCR (polymerase chain reaction), seperti yang diumumkan oleh Kepala BPOM Husniah Rubiana Thamrin.

1. Dendeng cap kepala sapi 250 gram dengan produsen tidak diketahui.
2. Abon dan dendeng sapi cap Limas 100 gram dengan produsen fiktif.
3. Abon dan dendeng rasa sapi asli cap A.C.C yang produsennya tidak diketahui.
4. Dendeng sapi Istimewa merek Beef Jekrey “Lezat” diproduksi oleh MDC Food Surabaya.
5. Dendeng sapi Istimewa No. 1 cap 999 diproduksi S. Hendropurnomo Malang.

Husniah mengatakan, dendeng sapi tersebut termasuk olahan pangan industri rumah tangga (PIRT), yang izin edarnya dikeluarkan oleh pemerintah daerah setempat.

“Sehingga penarikan dan pemusnahannya dilakukan oleh pemda,” ujarnya saat ditemui di Kantor BPOM Jalan Percetakan Negara 23, Kamis (16/4/2009).

BPOM juga berkoordinasi dengan Pemda tentang olahan rumah tangga, guna melindungi masyarakat dari produk. Dia menambahkan, bagi yang menemukan dapat berikan informasi ke Badan Pom melalui unit pelayanan konsumen, dengan nomor telepon (021) 426 3333 – 321 99000.(nov)

okezone.com




Mencabut Bulu Hidung Bisa Radang Otak


ANDA suka mencabut bulu hidung? Sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut. Sebab, kebiasaan begitu berpotensi menimbulkan luka di bagian akar bulu hidung, yang bisa menjadi bisul.

‘’Jika ada bisul di dalam hidung, rasanya cekot-cekot. Rasa nyerinya bisa membuat penderita tak bisa tidur nyenyak,’’ kata dr Roestiniadi Djoko Soemantri SpTHT KL.

Dokter spesialis telinga, hidung, tenggorok, dan kepala leher RSU dr Soetomo itu menambahkan, bisul di dalam hidung tak bisa sembuh sendiri. Jangan coba-coba pula mengobati sendiri bisul tersebut. Pasien disarankan segera berobat ke dokter. ‘’Biasanya, dokter akan memberikan antibiotik,’’ jelasnya.

Dokter yang akrab disapa Yusi itu menjelaskan, antibiotik diperlukan untuk mencegah pasien mengalami radang otak. Sebab, di area di atas bibir terdapat pembuluh darah yang langsung mengarah ke otak.

‘’Luka di area tersebut memungkinkan bakteri atau kuman lain masuk ke tubuh dan menyerang otak,’’ ujarnya. Dengan alasan sama, Kepala Instalasi Rawat Jalan (IRJ) RSU dr Soetomo itu menyarankan tak mengutak-atik jerawat di area di atas bibir.

Lalu, bagaimana bila bulu hidung dirasa panjang-panjang? Yusi menyarankan dibiarkan saja. Namun, jika dirasa sangat mengganggu, boleh saja dirapikan. Tapi, dengan gunting, bukan dicabut.

‘’Guntingnya juga yang khusus, gunting kecil. Jaga pula jangan sampai bulu hidung yang dipotong masuk ke dalam hidung,’’ imbuhnya.
Bulu hidung, kata dia, berfungsi menjadi filter bagi partikel-partikel kecil yang terisap. Kegunaan bulu hidung terasa bila kita berada di ruangan yang sangat berdebu. Biasanya, tubuh langsung merespons adanya partikel kecil yang terisap hidung dengan cara bersin. ‘’Bayangkan, jika tak ada bulu hidung, partikel tersebut akan masuk ke saluran napas. Itu berbahaya,’’ katanya

riaupos.com


Awas, Botol Minuman Berbahaya

INILAH.COM,Jakarta-Botol minuman kemasan selama ini dinilai aman bagi kesehatan manusia. Namun bukti baru menunjukkan, plastik botol minuman bisa menghasilkan zat kimia yang bersinggungan dengan zat ekstrogen.

Ilmuwan di Jerman menemukan plastik PET yang biasa digunakan sebagai bahan botol minuman kemasan bisa menghasilkan zat kimia yang bercampur ke dalam air.

“Terlalu cepat untuk mengatakan minuman kemasan dalam botol plastik PET berbahaya bagi kesehatan manusia,” kata kepala peneliti Martin Wagner, di Goethe University di Frankfurt.

Namun ada kemungkinan bahan kimia tertentu di dalam plastik berpotensi bersinggungan dengan estrogen serta hormon reproduksi lain .

“Apa yang kami dapatkan sungguh mengejutkan. Jika Anda minum air dari botol kemasan maka kemungkinan besar akan meminum senyawa estrogenik,” kata Wagner.

Penelitian itu menambah kekhawatiran terhadap produk yang menggunakan plastik.

“Ini waktu yang tepat karena penggunaan botol untuk minuman mendapat sorotan karena menghasilkan karbon. Apalagi dengan ditambah permasalahan itu,” kata Shanna Swan, epidemiologist di University of Rochester School of Medicine and Dentistry di New York.

Wagner dan koleganya menggunakan jamur yang sudah direkayasa secara genetik untuk menganalisa dua puluh contoh minuman dalam kemasan. Sembilan sample menggunakan botol gelas, 9 botol plastik PET dan dua kotak seperti kotak jus.

Jamur ternyata berubah warna yang menunjukkan senyawa estrogen di tujuh dari sembilan botol plastik. Sementara dengan menggunakan gelas hanya tiga. Wagner mengatakan hasil itu menunjukkan sangat tinggi.



 

Blogger news

Blogroll

About