About

Pages

Senin, 30 Maret 2009

Bakung

bakung.jpg

BAKUNG

Nama latin: Crynum asiaticum L

Nama daerah: Bawang hutan; Bakong; Bawang brojol; Bawang tembaga; Bakhang; Bakueng

Deskripsi tanaman: Terna tahunan, tinggi lebih kurang 1 meter. Batang semu, tegak, lunak, dan warna putih kehijauan. Daun tunggal, bentuk lanset, ujung meruncing, pangkal tumpul. Perbungaan bentuk payung, pangkal mahkota berdekatan membentuk corong, warna putih, putik panjang, warna ungu, kepala sari warna jingga. Buah kotak, bulat telur

Habitat: Tumbuh liar dan sebagai tanaman hias pada daerah tepi tepi sungai yang rindang pada dataran rendah sampai 700 m dpl

Bagian tanaman yang digunakan: Seluruh tanaman

Kandungan kimia: Likorina; Krinidina; Hemantamina; Krinamina

Khasiat: Analgesik ; Antibengkak; Ekspektoran

Nama simplesia: Cryni asiatici Bulbus, Cryni asiatici Folium

Resep tradisional:

Rematik, Radang kulit, Bisul dan Borok:

Daun bakung segar secukupnya, Dipanaskan di atas api kecil, kemudian diremas, Ditempelkan pada bagian yang sakit


  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Bangle

    bengle1.jpg

    BANGLE

    Nama latin: Zingiber purpureum roxb

    Nama daerah: Bangle; Bengle; Banglai

    Deskripsi tanaman: Tanaman berbatang semu, seperti jahe, yang tingginya mencapai 1,5 meter dan termasuk tumbuhan berumpun. Rimpang rasanya pedas, pahit dan berbau tidak enak berwarna kuning

    Habitat: Tanaman ini dapat tumbuh baik dengan ketinggian 1300 m dpl, dan banyak ditanam dihalaman rumah

    Bagian tanaman yang digunakan: Rimpang

    Kandungan kimia: Asam organik; Mineral; Lemak; Gom albuminoit; Gula; Damar (pahit); Minyak atsiri (Sineol, pinen, sesquiterpen)

    Khasiat: Karminatif; Anti inflamasi; Analgesik; Antipiretik

    Nama simplesia: Zingiberis purpurei Rhizoma


    Resep tradisional:

    (Bagian yang dipakai sebagai obat adalah rimpang dan daunnya).
    Rimpang :
    1. Sakit kuning
    2. Demam, sakit kepala
    3. Batuk berdahak
    4. Perut nyeri, masuk angin
    5. Sembelit
    6. Sakit Kuning
    7. Cacingan}
    8. Rheumatism
    9. Ramuan jamu pada wanita setelah melahirkan
    10.Mengecilkan perut setelah melahirkan
    11. Kegemukan

    Daun :
    1. Kurang nafsu makan
    2. Perut terasa penuh

    Cara budidaya : Menggunakan rimpang, pemeliharaan mudah dan menghendaki sedikit naungan.

    Penyakit yang dapat disembuhkan dan cara penggunaannya.

    1 Demam, masuk angin : Rimpang segar 15 gr dicuci lalu diparut, tambahkan 1/2 cangkir air panas dan 2 sendok makan madu. Aduk merata lalu peras dan minum 2 x sehari.
    2 Perut mulas : Rimpang bengle, rimpang jahe, kencur dan lempuyang wangi masing masing 1/2 jari tangan dicuci dan diiris. Rebus dengan 1 gls air bersih sampai sisa 1/2 gls, saring dan minum airnya.
    3 Sakit kepala dan demam : Rimpang secukupnya diparut tambah sedikit air sampai menjadi adonan seperti bubur dipakai sebagai pilis didahi.
    4 Sakit kuning : Rimpang bengle 1/2 jari dicuci lalu diparut. Tambah air masak dan madu masing-masing 1 sendok, peras, saring dan minum 2x sehari.
    5 Nyeri sendi : Rimapng segar secukupnya dicuci, diparut lalu dicampur arak seperti bubur encer, borehkan kebagian yang sakit.
    6 Mengecilkan perut setelah melahirkan : Rimpang secukupnya, cuci lalu parut dan borehkan kebagian perut.
    7 Cacingan : rimpang bengle 3 jari, temu hitam 2 jari, 5 biji ketumbar dan 5 lembar daun sirih, dicuci, diiris lalu ditumbuk. Tambah 1/2 gls air masak, diperas, saring lalu diminum.






  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Baru China

    barucina.jpg

    BARU CHINA

    Nama latin: Artemisia vulgaris L

    Nama daerah: Beunghar kucicing; Jukut lokok mala; Suket gajahan; Goro-goro

    Deskripsi tanaman: Tanaman semak menahun, tinggi 30-90 cm. Batang berkayu, bulat, bercabang, warna putih kotor. Daun tunggal, tersebar berbulu, panjang 8-12 cm, lebar 6-8 cm, pertulangan menyirip, permukaan atas hijau, permukaan bawah keputih-putihan. Bunga majemuk, bentuk malai di ketiak daun dan di ujung batang, kecil, warna cokelat

    Habitat: Tumbuh liar pada ladang dan perkebunan pada daerah ketinggian 500-3000 m dpl

    Bagian tanaman: Seluruh bagian tanaman

    Kandungan kimia: Minyak atsiri; Zat pahit artemisin; Kuebrakit; Tauremisin; Sitosterina; Adenina; Tetrakosanol; Ferneol; Stigmasterina; Amirin; Tanin; Resin

    Khasiat: Analgesik; Antelmintik; Diuretik; Spasmolitik; Hemostatik; Stomakik

    Nama simplesia: Artemisiae Herba

    Resep tradisional:

    Nyeri haid:

    Herba baru cina 2 g; Daun poko 3 g; Rimpang teki 3 g; Herba jung rahab 2 g; Air 110 ml, Dibuat infus, diseduh atau dipipis, Diminum 1 kali sehari 100 ml; apabila dipipis diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir

    Wasir:

    Herba baru cina segar 2 g; Daun wungu segar 7 lembar; Herba patikan Cina segar 3 g; Daun duduk 3 g; Herba pegagan segar 1 genggam; Air 110 ml, Dibuat infus, dipipis atau pil, Infus, diminum 1 kali sehari di pagi hari 100 ml. Pipisan, diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Pil, diminum 3 kali sehari 9 pil

    Rematik, Eksem:

    Herba baru Cina segar 6 g; Rimpang kencur segar 7 g; Rimpang kunyit segar 7 g; Daun ketepeng 4 g; Daun kecubung 3 g; Air secukupnya, Dipipis hinga berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian yang sakit.






  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Bawang Merah

    bm.jpg

    BAWANG MERAH

    Nama latin: Allium cepa L

    Nama daerah: Brambang; Bawang beureum; dasun merah

    Deskripsi tanaman: Herba semusim, tidak berbatang. Daun tunggal memeluk umbi lapis. Umbi lapis menebal dan berdaging, warna merah keputihan. Perbungaan berbentuk bongkol, mahkota bunga berbentuk bulat telur. Buah batu bulat, berwarna hijau. Biji segi tiga warna hitam.

    Habitat: Dibudidayakan pada dataran rendah sampai 1300 m dpl., pada daerah lembab dan cukup air.

    Bagian tanaman yang digunakan: Umbi lapis

    Kandungan kimia: Minyak atsiri; sikloaliin; metilaliin; dihidroaliin; flavonglikosida; kuersetin; saponin; peptida; fitohormon; vitamin; zat pati

    Khasiat: Bakterisid; ekspektoran; diuretik

    Nama simplesia: Cepae Bulbus

    Resep tradisional:

    Batuk:

    Umbi bawang merah 4 g; Daun poko 4 g; Daun sembung 3 g; Daun pegagan 4 g; Buah adas 2 g; Air 125 ml, Dipipis, dibuat pil atau direbus, Diminum sehari 1 kali, pagi hari 100 ml, dipipis diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir, pil, diminum 3 kali sehari 9 pil.

    Kencing manis:

    Umbi bawang merah (dirajang) 4 g; Buah buncis (dirajang) 15 g; Daun salam (dirajang) 120 ml, Direbus, Diminum 1 kali sehari 100 ml.

    Demam:

    Umbi bawang merah (potong tipis) secukupnya; Minyak kelapa secukupnya; Minyak kayu putih secukupnya, Diremas-remas, Minyak tersebut dioleskan pada perut yang kembung, seluruh badan, kaki, dan tangan pada anak yang demam.






  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Bawang Putih

    bp.jpg

    BAWANG PUTIH

    Nama latin: Allium sativum Linn.

    Nama daerah: Bawang bodas; Bawang handak; Bawang basikong; Bawang puteh; Bawang pulek; Dasun putih; Pio-kan; Kosai boti; Lasun; Lasuna; Neuna; Mabida

    Deskripsi tanaman: Tumbuhan berumpun yang bersiung-siung, tiap siung terbungkus dengan kulit tipis. Daunnya berbentuk pita dan berakar serabut. Bunganya berwarna putih.

    Habitat: Ditanam di daerah pegunungan yang cukup mendapat sinar matahari.

    Bagian tanaman yang digunakan: Umbi lapis

    Kandungan kimia: Belerang; Protein; Lemak; Dialilsulfida; alilprophil-disulfida; Kalsium; Fosfor; Besi; Vitamin A; Vitamin B1; Vitamin C

    Khasiat: Diaforetik; Ekspektoran; Spasmolitik; Antelmintik; Antiseptik; Antikoagulan; Antikistamin; Bakteriostatik

    Nama simplesia: Alii Bulbus

    Resep tradisional:
    Asma; Bronkhitis; Selesma:
    Bawang putih 5 g; Kayu mesoyi 1 g; Herba patikan kebo 2 g; Adas 1 g; Kapulaga 3 g; Air 110, Ditumbuk kemudian tambahkan air; diperas kemudian disaring; dididihkan, Diminum 2 kali sehari; tiap kali 100 ml; diulang sampai sembuh; untuk pemeliharaan cukup 2 hari sekali 100 ml
    Obat cacing:
    Bawang putih 2 g; Rimpang temugiring 4 g; Air matang 2 sendok makan, Dipipis, Diminum 1 kali sehari 1 sendok makan; diulang selama 4 hari
    Tekanan darah tinggi:
    Induk umbi bawang putih 2 buah; Daun seledri segar 75 g; Air matang secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 2 kali; 1/4 cangkir



  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Bayam

    bayam.jpg

    BAYAM

    Nama latin: Amarantus Spec div

    Nama daerah: Arum; Baya; Hayum; Jagur; Tarnak; Nadu

    Deskripsi tanaman: Semak, berbatang tegak, bentuk bulat, warna hijau kekuningan. Daun tunggal, berseling, bentuk lanset, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, warna hijau muda sampai hijau kekuningan. Perbungaan bentuk malai, melekat di ketiak daun, kelopak berbagi lima, mahkota bunga berwarna hijau keunguan. Buah batu, biji bulat, mengkilat, warna coklat kehitaman

    Habitat: Tumbuh liar dan sebagai tanaman budidaya, sebagai sayuran pada tanah lembab pada dataran rendah hingga 900 m dpl

    Bagian tanaman yang digunakan: Daun

    Kandungan kimia: Protein; Lemak; Karbohidrat; Kalium; Zat besi; Amarantin; Rutin; Purin; Vitamin A,B dan C

    Khasiat: Antipiretik; Sudorifik; Diuretik

    Nama simplesia: Amaranthi Folium

    Resep tradisional:

    Menguatkan hati:

    Daun bayam 9 lembar; Air 300 ml, Direbus sampai mendidih, Dimakan sebagai sayuran 3 kali sehari.






  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Bayam Duri

    bayamduri.jpg

    BAYAM DURI

    Famili : Amaranthaceae

    Bayam duri, acap dianggap sebelah mata. Di bandingkan bayam sayur biasa, meski rasanya sama, tumbuhan ini jarang disentuh. Padahal, banyak yang tidak menyadari, selain enak, tumbuhan ini penuh khasiat, menyembuhkan disentri, bisul, sampai keputihan.

    Bayam duri berasal dari suku Amaranthus. Masyarakat mengenalnya dengan bermacam nama. Di Lampung, bayam duri lebih dikenal dengan nama bayam kerui. Adapula yang mengenalnya senggang cucuk (Sunda), bayam eri, bayam raja, bayam roda, bayam cikron (Jawa), Ternyak duri, ternyak lakek (Madura).

    Di Bali, namanya Bayam Kikihan, Bayam siap, atau Kerug Pasih. Sedangkan di Minahasa bernama Kedawa Mawaw, karawa rap-rap, karawa in asu, korawa kawayo. Di Makasar namanya Sinau katinting, di Bugis bernama Podo Maduri. Tapi di Halmahera Utara bayam duri lebih dikenal dengan nama Maijanga atau ma hohoru, di Ternate namanya Baya, sedangkan di Loda bernama Loda. Sebagaimana tertulis dalam buku Atlas Tumbuhan Obat Indonesia Jilid 1, karya dr Setiawan Dalimartha, Trubus Agriwidya, Jakarta, 1999, tersebut bahwa dengan memanfaatkan akarnya, banyak khasiat yang bisa diambil. Misalnya untuk pengobatan bisul yang keras, wasir (hemoroid), ekzema, gusi bengkak berdarah, malancarkan pengeluaran ASI ( laktagoga ), demam, kutil, luka bakr dan di gigit ular berbisa. Seluruh tumbuhan direbus, airnya selagi hangat di gunakan untuk merendam kaki yang pegal linu, dan reumatik.

    Asing : Prickly Amaranth, Le Xian Cai (Cina)

    Sifat Kimiawi : Kaya kandungan kimia antara lain amarantin, rutin, kalium nitrat, piridoksin, garam-garam fosfat, besi, Vitamin A, C dan K.

    Efek Farmakologis : Tanaman ini mempunyai sifat masuk meridien jantung dan ginjal. Menghilangkan panas (anti piretik), peluruh kemih (diuretik), menghilangkan racun (anti-toksin) menghilangkan bengkak, menghentikan diare dan membersihkan darah. Tanaman ini juga bersifat : Rasa manis, pahit dan sejuk.

    Bagian tanaman yang digunakan : Seluruh tanaman baik segar maupun kering yang diangin-anginkan.
    Cara budidaya : Dengan cara Stek ataupun biji.

    Resep tradisional:

    1

    Disentri : Akar segar 30 gr dicuci bersih, ditambah 15 gr gula enau dan air bersih secukupnya lalu direbus hingga sisa 1 gelas, minum sebelum makan

    2

    Keputihan : Akar segar 30-60 gr, dicuci bersih ditambahkan sedikit gula batu, digodok dengan 3 gls air sampai 1 gls, disaring dan diminum.

    3

    TBC Kelenjar : Akar segar 30-60 gr atau seluruh tumbuhan, dicuci bersih digodok air bersih dicampur arak secukupnya, diminum.

    4

    Sakit kerongkongan : Akar segar 45 gr dicuci bersih, digodog dan diminum.

    5

    Bisul : Daun segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus, campurkan madu secukupnya menutupi bisul lalu dibalut. Sehari diganti 2x.

    6

    Wasir : Segenggam daun segar dicuci, digodog dan dipakai menguapi dan mencuci wasirnya.

    7

    Eksim (Dermatitis) : Seluruh tumbuhan secukupnya digodok, tambahkan sedikit garam dan airnya digunakan mencuci bagian yang sakit.

    8

    Radang saluran pernapasan : Daun 1/4 genggam dicuci dan digiling halus, diberi air masak 3 sendok makan dan garam sedikit, diperas dan disaring lalu diminum 2x sehari

    9

    Buang air kemih tidak lancar : Satu potong akar dengan bonggolnya dicuci bersih, digodog dengan 2 gls air bersih sampai menjadi 1 gls, minum sekaligus.

    10

    Gusi luka berdarah : Tanaman secukupnya dibakar (dengan alas genteng) dan dijadikan bubuk, dipakai seperti salep dioleskan kebagian yang sakit.

    11

    Menambah produksi ASI : Satu batang bayang dicuci bersih, digiling halus dan dipakai sebagai tapal disekeliling payu dara.

    12

    Demam : Daun segar segenggam dicuci, digiling, ditambah air, dipakai sebagai tapal didahi






  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Bayam Merah

    bayammerah.jpg

    BAYAM MERAH

    Nama latin: Iresine herbstii Hook

    Nama daerah: Bayam merah; Bayem bang

    Deskripsi tanaman: Tumbuhan herba tegak tingginya 80-120 cm, daun berbentuk jantung terbalik, pada setiap ruas terdapat 2 daun berhadapan (oposita), ada yang berdaun hijau berurat, kemerah-merahan, lebar 5-7 kali, 3-4 cm dan bertangkai, bunga kecil-kecil, bermahkota seperti selaput, membentuk mayang pada ketiak daun dan di puncak batang. Buah bulat panjang kecil berbiji satu.

    Habitat: 1-1400m dpl.

    Bagian tanaman yang digunakan: Daun

    Kandungan kimia: Ferulytyramine; Ferrum

    Khasiat: Antipiretik; Sudorifik; Diuretik

    Nama simplesia: Iresine herbstie Folium

    Resep tradisional:

    Kurang darah:

    Bayam merah secukupnya, Dimasak sebagai sayuran; pemanasan jangan terlalu lama, Dimakan.






  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Belimbing Manis

    blimbingmanis.jpg

    BELIMBING MANIS

    Famili : Oxalidaceae

    Daerah : Belimbing legi (Jawa), Belimbing amis (Sunda), Balireng (Bugis), Lembetua (Gorontalo)

    Asing : Sweet starfruit

    Sifat Kimiawi : Banyak kandungan antara lain protein, lemak, kalsium, phosphor, besi, Vit A, B dan C.

    Efek Farmakologis : Buah - rasa asam, manis, netral, anti radang, peluruh liur, peluruh kemih. Bunga - rasa manis, anti malaria. Batang dan daun - rasa asam, kelat, netral, anti radang, peluruh kemih, menghilangkan panas. Akar - rasa asam, netral, kelat (astringent), analgesik (menghilangkan sakit), anti rematik.

    Bagian tanaman yang digunakan : Buah, bunga, daun dan akar.
    Cara budidaya : Menggunakan biji, cangkok atau okulasi

    Resep tradisional:

    1

    Sakit lever : 12-15 gr akar kering dicuci ditambah air, direbus dan diminum.

    2

    Koreng : daun segar direbus, airnya hangat-hangat untuk mencuci bagian yang sakit.

    3

    Bisul : daun segar digiling halus, aduk dengan air cucian beras sehingga jadi bubur, tempelkan dan balut.

    4

    Malaria : 15-24 gram bunga kering seduh dengan air panas/mendidih diminum sehari 2x.

    5

    Kanker : 1/4 genggam daun belimbing, 1/2 lembar daun pepaya muda, 1/4 genggam daun cerme muda, 1/3 genggam daun bayam merah, 2 jari wortel, dicuci bersih tambah air matang 1.5 gelas digiling halus, disaring dan airnya ditambah 1 sendok madu lalu diminum.

    6

    Kencing batu : 3-5 buah belimbing direbus ditambah madu dan diminum.

    7

    Sakit pada sendi : 120 gr akar segar dicuci bersih, dipotong seperlunya dimasukan kedalam 600 cc arak, tutup rapat disimpan 7 hari dan minum sehari 1 sloki.

    8

    Darah tinggi : 2 buah yang masak atau masih hijau dimakan setelah makan pagi dan makan sore.

    9

    Influenza, sakit tenggorokan : 90-120 gr buah belimbing segar di juice, saring dan minum airnya.

    10

    Sakit kepala kronis : 30-45 grm akar segar dipotong kecil-kecil dicuci bersih, ambil 120 grm tahu, tambahkan air sampai terendam di tim dan dimakan sehari sekali.

    11

    Diabetes melitu dan kolesterol : buah yang masak atau masih hijau 2 biji segar, dimakan setelah makan pagi dan sore.





  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Belimbing Wuluh

    blimbingwuluh.jpg

    BELIMBING WULUH

    Nama latin: Averrhoa bilimbi L

    Nama daerah: Belimbing wuluh; Belimbing buloh; Belimbing asam; Calincing; Balimbeng

    Deskripsi tanaman: Tumbuhan berbatang keras, tinggi mencapi 11 meter, daun bersirip genap. Batang tidak bercabang. Bunga berbentuk bintang, berwarna merah muda sampai ungu. Buah beruang 5, bergantung pada batang atau dahan. Buah berair dan berasa asam.

    Habitat: Tumbuh liar atau dibudidayakan di pekarangan yang cukup memperoleh sinar matahari.

    Bagian tanaman yang digunakan: Bunga ; Buah ; Daun

    Kandungan kimia: Kalium oksalat; Flavonoid; Pektin; Tanin; Asam galat; Asam ferulat

    Khasiat: Antipiretik; Ekspektoran

    Nama simplesia: Bilimbi Folium


    Resep tradisional:
    Batuk; Sakit tenggorokan; Sariawan:
    Bunga belimbing wuluh segar 1 genggam; Buah adas manis secukupnya; Air 1/4 cangkir; Gula batu secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 2 kali; pagi dan sore; tiap kali diminum 1 sampai 2 sendok makan
    Kencing manis: Daun belimbing wuluh segar 20 g; Air secukupnya, Dipipis, Diminum 2 kali sehari; pagi dan sore; tiap kali minum 1/4 cangkir



  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Besaran

    besaran.jpg

    BESARAN

    Nama latin: Morus australis Poir

    Nama daerah: Kitau; Kerto; Babasaran; Bebesaran; Murbei; Lampaung; Mempaung

    Deskripsi tanaman: Tumbuhan ini merupakan perdu atau pohon yang tingginya 6-9 m. Daunnya berbentuk segitiga atau jantung, mudah luruh dari rantingnya. Buahnya bergugus, warnanya coklat tua kalau sudah masak. Daunnya digunakan untuk makanan ulat sutera

    Habitat: Tumbuh liar di hutan dan ditanam di halaman atau di kebun

    Bagian tanaman yang digunakan: Daun ; Akar ; Cabang ; Buah

    Kandungan kimia: Karoten; Adenin; Kolin; Amilase; Minyak lemak; Vitamin C; Vitamin A; Vitamin B1; Kalsium; Fosfor; Maklurin; Rutin; Morin; Ergosterol

    Khasiat: Antipiretik; Antitusif; Diuretik; Anti flogestik; Analgesik

    Nama simplesia: Mori australidis Folium

    Resep tradisional:
    Hepatitis; kurang darah dan tekanan darah tinggi:
    Buah besaran 7-10 g; Air matang secukupnya, Dibuat jus, Diminum sehari 1 kali; diulang selama 14 hari
    Radang persendiaan dan nyeri pinggang:

    Ranting dan daun besaran 10 g; Air 110 ml, Diseduh, Diminum sehari 1 kali pada pagi hari, 100 ml






  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  • Bluntas

    beluntas.jpg

    BLUNTAS

    Nama latin: Pluchea indica L.

    Nama daerah: Baluntas; Baruntas; Luntas; Lamutasa

    Deskripsi tanaman: Tanaman perdu, tinggi 1-2. Batang berkayu, bulat tegak, bercabang, batang muda berwarna ungu setelah tua berwarna putih kotor. Daun tunggal, bulat telur, tepi rata, ujung runcing, pangkal tumpul, berbulu halus, panjang 3-7 cm, lebar 2-4 cm, pertulangan menyirip, warna hijau muda sampai hijau. Bunga majemuk berbentuk malai rata, mahkota lepas, warna putih kekuningan. Buah kecil, keras, berwarna coklat

    Habitat: Banyak dijumpai sebagai tanaman pagar yang dapat tumbuh baik sampai ketinggian 800 m dpl

    Bagian tanaman yang digunakan: Daun

    Kandungan kimia: Alkaloid; Minyak atsiri

    Khasiat: Diaforetik; Analgesik; Stomakik

    Nama simplesia: Plucheae indicae Folium


    Resep tradisional:
    Keputihan:
    Daun beluntas muda segar 20 helai; Akar tapak liman 1 pohon; Air secukupnya, Dipipis, Diminum sehari 1 kali di waktu pagi; 1/4 cangkir
    Nyeri persendiaan/Nyeri pinggang:
    Akar beluntas segar 5 g; Rimpang kencur segar 7 g; Rimpang temu lawak segar 6 g; Rimpang kunyit segar 6 g; Air 120 ml, Dipipis, Diminum sehari 1 kali 100 ml
    Malaria:
    Daun beluntas segar 30 helai; Daun sirih segar 7 helai; Daun sembung segar 9 helai; Daun asam muda segar 2 genggam; Air 20 ltr , Dibuat infus, Uapkan ke tempat tidur yang digunakan ukub.






  • Bakung
  • Bangle
  • Bawang Merah
  • Baru China
  • Bawang Putih
  • Bayam
  • Bayam Duri
  • Bayam Merah
  • Belimbing Manis
  • Belimbing Wuluh
  • Bluntas
  • Besaran
  • Bidara Upas
  • Bratawali
  • Bunga Pagoda
  • Bunga Pukul Empat
  • Bungur
  • bambu tali
  • Manfaat 'Tanaman Kitolod' (Pengobatan Mata)
  • Adas
  • Alang-alang
  • Andong
  • Anting Anting
  • Alpokat
  • Asam
  • Awar Awar
  •  

    Blogger news

    Blogroll

    About