About

Pages

Kamis, 25 Juni 2009

Ramuan Pemutih Gigi Alami




KOMPAS.com - Ingin gigi Anda lebih putih? Ramuan ajaib buatan sendiri ini bisa membuat gigi kita lebih putih berkilau. Dan dijamin pasti ekonomis.

Rahasia dari metode pemutih gigi murah buatan sendiri adalah malic acid yang merupakan zat yang bisa menghilangkan noda pada permukaan gigi. Hilangkan "noda" kopi, anggur merah, dan soda pada gigi dengan ramuan dari campuran stroberi dan soda kue. “Cara cepat dan murah untuk mencerahkan senyum Anda,” ujar Adina Carrel, DMD, dokter gigi dari Manhattan Dental Arts di New York City.

Bahan: 1 (satu) buah stroberi matang dan ½ sdt soda kue.

Cara membuat:
1. Hancurkan stroberi sampai menjadi bubur, lalu campurkan soda kue hingga merata.
2. Setelah ramuan selesai, aplikasikan ke seluruh gigi dengan menggunakan sikat gigi. Diamkan selama 5 menit.
3. Bersihkan gigi dengan air sampai bersih, gunakan benang gigi untuk membantu menghilangkan biji-biji stroberi.
4. Lakukan 1 x seminggu, karena penggunaan berlebih merusak email gigi kita akibat kandungan asam yang terdapat dalam stroberi.




Salah Kaprah Seputar Kesehatan Wanita




KOMPAS.com - Kesehatan adalah suatu karunia yang tak ternilai harganya. Tak ada orang yang mau jatuh sakit. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda mengetahui apa yang baik untuk kesehatan Anda. Ketahui kesalahpahaman apa yang sering beredar di masyarakat mengenai kesehatan wilayah kewanitaan Anda.

Terlalu bersih di daerah kewanitaan
“Pada dasarnya, vagina yang sehat memiliki begitu banyak bakteri sehat yang menjaga vagina dari kuman-kuman jahat, membuat area tersebut memiliki kemampuan membersihkan dirinya sendiri,” terang Patricia Sulak, M.D., profesor bidang obstetri dan ginekologi di Texas A&M Medical School. Saat ini ada banyak produk pembersih daerah kewanitaan yang beredar. Padahal, menggunakan sabun, bedak, atau produk pembersih kewanitaan terlalu banyak, apalagi yang menggunakan pewangi, justru tak sehat. Hal ini bisa ditandai dengan iritasi di daerah kewanitaan, kemerahan, rasa panas, hingga gatal-gatal. Yang bisa Anda lakukan adalah dengan membersihkannya menggunakan pembersih kewanitaan lembut, tanpa pewangi, tanpa deodoran.

Pasrah terhadap hasil tes
Di kenyataan belakangan ini, kita tak bisa terlalu pasrah untuk percaya kepada manusia. Hal ini juga berlaku pada tes kesehatan. Sebagai pasien, Anda patut menyadari, apakah hasil tes yang diberikan oleh si dokter cukup akurat. Pada pemeriksaan saat ada benjolan pada payudara, misalnya. Dokter Anda harus memeriksa payudara saat Anda duduk, untuk melihat adanya kerutan pada kulit di daerah payudara. Ini dilakukan untuk memeriksa kemungkinan adanya pertumbuhan kanker. Selanjutnya, dokter seharusnya memeriksa payudara dengan posisi Anda tidur telentang, dengan lengan ditekuk di belakang kepala. Ini dilakukan untuk memudahkan pemeriksaan di daerah sekitar ketiak, sekaligus memastikan jaringan di daerah tersebut tersebar rata. Kemudian dokter akan menekan payudara menggunakan jarinya, dimulai dari daerah puting, ke arah luar dengan gerakan melingkar menuju daerah ketiak. Akhirnya, dokter akan mencubit perlahan puting payudara untuk melihat apakah ada cairan yang keluar.

Namun, tak ada yang lebih mengenal tubuh seseorang kecuali dirinya sendiri. Meski si dokter mengatakan bahwa payudara Anda sehat, namun ada benjolan tak normal yang merisaukan Anda, coba minta mamogram. Nancy Beth Lebowitz, seorang ginekolog dari New York mengatakan, bahwa setiap tahun hampir sebanyak 10.000 pasien kanker payudara mengalami penundaan diagnosis karena ada beberapa dokter yang tak yakin benjolan di payudara pasien yang mencurigakan. Dengan melakukan pemeriksaan mamogram dengan sonogram, dokter bisa mendeteksi benjolan yang ada di payudara Anda. Dari sana bisa diperkirakan apakah benjolan tersebut adalah kista yang berisi cairan (biasanya jinak) atau massa solid (kemungkinan kanker). Sonogram akan sangat baik dilakukan jika Anda dalam kondisi menjelang menopause. Wanita yang masih muda umumnya memiliki payudara yang masih kencang dan padat. Mamogram kesulitan mendeteksi adanya kelainan pada payudara yang masih padat. Untuk wanita yang memiliki payudara padat, disarankan untuk melakukan mamogram dan sonogram agar lebih efektif.

Mengabaikan perubahan pada siklus menstruasi
Hanya Anda yang mengerti tubuh Anda dan perubahannya. Termasuk dalam hal siklus menstruasi. Perubahan kecil, misal, biasa mendapatkan haid selama 5 hari, tiba-tiba menjadi 7 hari atau lebih cepat dari biasa masih tergolong normal. Hal semacam ini bergantung pada asupan konsumsi dan kondisi Anda yang baru saja melakukan perjalanan. Namun jika siklusnya sangat berubah, misalnya volume darah yang keluar lebih banyak dari biasanya atau jauh berkurang, dan berlangsung lebih dari 1 kali, sebaiknya cek ke dokter secepatnya. Hal ini bisa jadi adalah gejala adanya endometriosis.

Tidak minum obat ketika sakit saat kehamilan
Tak semua obat yang ada di pasaran "haram" untuk ibu hamil. Tetapi tentunya, ketika Anda sedang hamil, Anda harus melakukan pemeriksaan berkala ke dokter. Pada saat itu, Anda harus menanyakan obat-obatan umum apa yang boleh dan yang tidak. Jika Anda memiliki kecenderungan mabuk darat ketika naik mobil atau dalam kondisi tertentu sering pusing, tanyakan obat apa yang aman untuk Anda. Dokter kandungan umumnya akan memberikan daftar obat yang aman untuk para ibu hamil.

Berat badan berpengaruh terhadap kesehatan ginekologi
Terlalu kurus bisa mengakibatkan ketidakteraturan atau berhentinya haid. Sebaliknya, berat badan berlebih bisa memproduksi hormon estrogen lebih. Kelebihan hormon estrogen meningkatkan kemungkinan perkembangan kanker payudara dan kanker rahim. Pada wanita yang kelebihan berat badan juga ada kemungkinan terjadinya kegagalan pil kontrasepsi. Kelebihan hormon estrogen yang dicetuskan oleh sel lemak bisa mengganggu metabolisme pil kontrasepsi. Riset juga menunjukkan bahwa wanita dengan kondisi obesitas memiliki kemungkinan dua kali lebih besar melahirkan bayi prematur.

Pil kontrasepsi menyebabkan kanker payudara
Sebuah riset yang dikeluarkan oleh John Hopkins University yang meneliti 10.000 wanita, menemukan bahwa tipe pil kontrasepsi apa pun tak memiliki dampak pada kanker payudara.




Ramuan Pelembut Kulit Kering




- Meski sudah rajin mengoleskan body lotion, tapi tetap saja siku tangan terasa kering? Belum lagi kulit yang mengelupas, bahkan kulit daerah tersebut sering lebih hitam dari bagian kulit lainnya? Tak perlu khawatir, kejadian seperti ini umum terjadi. Masih bisa diatasinya!.

Jika dibandingkan dengan anggota bagian tubuh yang lain, kulit siku memang cenderung lebih kasar dan kering. Ini akibat seringnya bergesekan dengan benda-benda keras ketika sedang bertumpu. Jangan hentikan olesan lotion di daerah tersebut untuk tetap memberikan kelembaban di daerah tersebut.

Yang penting untuk dilakukan adalah memaksimalkan perawatan yang biasa Anda lakukan dengan tambahan ramuan minyak almon. Berikut resep dan caranya.

  • Campurkan 3 sendok makan minyak almon dengan 3 sendok makan oatmeal. Aduk hingga menjadi pasta.
  • Tambahkan 1 sendok makan susu segar.
  • Oleskan rambuan tersebut dengan lembut pada seluruh bagian siku tangan Anda. Untuk hasil yang maksimal, lakukan setiap dua kali seminggu.
Sbr: majalah sekar



Masker Wajah Buatan Sendiri




KOMPAS.com - Ingin memanjakan diri sekaligus membuat kulit wajah tampak cerah berseri tanpa perlu keluar banyak uang? Mengapa tidak mencoba membuat masker sediri di rumah? Ternyata dengan bahan yang mudah didapat dan murah, Anda bisa membuat sendiri masker wajah yang efektif.

Pendiri Skin Haven Spa Studio & WellSpa, Sharon Ronen, L.E., berbagi cara mudah membuat sendiri masker wajah yang murah dan mudah. Berikut caranya:

Resep masker ini didesain untuk segala kulit wajah. Anda akan mendapatkan kulit sehat berseri setelah mengaplikasikan masker tropikal ini.
1. Memarkan setengah buah pisang.
2. Campurkan satu sendok makan perasan jeruk dan satu sendok makan madu.
3. Oleskan pada wajah, dan biarkan selama 15 menit.
4. Bersihkan dengan air suam-suam kuku. Berikan pelembab.




Menghilangkan Bau Kaki Secara Alami




- Uh, malunya ketika harus membuka sepatu saat memasuki rumah orang, dan tercium bau kaki Anda. Kaki yang bau biasanya disebabkan oleh keringat yang mengendap pada kaki, dan bercampur bakteri. Kurangi bakteri pada sepatu dengan sering mencuci bagian dalamnya. Anda juga bisa menambahkan bantalan khusus untuk menyerap keringat yang sudah banyak dijual di toko-toko kesehatan. Belum berhasil juga? Coba tips berikut.

Siapkan cuka dan air, dengan perbandingan 1:2, tuang ke dalam ember agar cukup untuk merendam kaki Anda. Rendam kaki Anda setiap malam untuk mengurangi bakteri penyebab bau yang ada di kaki. Atau rendam kaki Anda dalam satu ember air teh hitam dingin setiap hari. Tanin pada teh membunuh bakteri dan menutup pori-pori pada kaki agar kaki kering lebih lama. Bakteri hidup dan berkembang biak di daerah yang lembab. Anda akan melihat hasilnya setelah melakukan ritual ini beberapa hari hingga 1 minggu.

Jangan melakukan tips ini jika ada luka terbuka pada kaki.



Hilangkan Lingkar Hitam di Bawah Mata



KOMPAS.com — Jika Anda selama ini merasa terganggu dengan lingkar hitam di sekitar mata, Anda tidak sendiri. Banyak wanita masa kini yang memiliki masalah ini. Biasanya lingkar hitam di sekitar mata itu dikaitkan dengan kurangnya waktu tidur. Selain itu ada penyebab lain, seperti faktor keturunan, anemia, kelelahan yang amat sangat, atau kekurangan cairan.

Area mata merupakan area yang amat rentan. Gerakan yang sama berulang-ulang di daerah mata, misalnya mengernyitkan mata terus-menerus dan berlangsung bertahun-tahun, akan mempercepat timbulnya garis kerutan. Karena kulitnya yang amat tipis, sebisa mungkin hindari gesekan di sekitar mata. Begitu pun ketika akan membersihkan daerah mata dari makeup, harus dibersihkan selembut mungkin. Jika di bawah mata Anda ada lingkaran hitam, kemungkinan ada saluran darah yang terpecah di dalam sehingga menimbulkan semacam memar.

Berikut adalah tips dari Monisha Bharadwaj melalui bukunya, Indian Beauty Secrets, untuk mengatasi lingkar hitam di sekitar mata. Memang ada lingkaran hitam di bawah mata yang tak bisa dihilangkan, namun Anda bisa mencoba menguranginya dengan menggunakan kentang mentah. Iris kentang, atau bagi dua kentang mentah, lalu tutup mata, dan kompres. Untuk lebih nyamannya, buatlah kantung kompres. Caranya: parut kentang mentah, masukkan ke dalam kantung-kantung kain kecil yang berpori-pori cukup besar. Kompreskan pada mata selama 15-20 menit. Lakukan ini beberapa hari sekali. Zat tepung pada kentang akan "mengangkat" kulit dan membuatnya lebih berseri untuk membuat lingkar hitam di bawah mata tak terlalu terlihat. Jika kelopak mata Anda terasa kering setelah melakukan kompres ini, oleskan minyak almon atau minyak zaitun sebelum tidur.

Bila tak ada kentang, Anda bisa menggantinya dengan apel. Apel memiliki kandungan potasium, vitamin B, vitamin C, dan tanin, yang baik untuk membantu menghilangkan lingkar hitam di bawah mata.




Risiko Menaburkan Bedak di Vagina


KOMPAS.com — Anda mungkin sering memberikan bedak kepada anak perempuan yang masih bayi. Biasanya, bedak ditaburkan di sekitar vagina dan selangkangan setelah anak mengompol atau mandi. Tujuannya untuk membuat daerah sekitar vagina tidak lembab dan tetap kering. Kebiasaan ini ternyata sering kali terbawa pada sejumlah anak perempuan hingga dewasa. Misalnya ketika vagina terasa gatal, Anda menaburkan bedak di sekitar vagina untuk menghilangkan rasa gatal tersebut.

Sebenarnya, kebiasaan ini sangat tidak disarankan. Selain bisa menyebabkan timbulnya jamur di area sensitif itu, molekul bedak yang sangat halus bisa mudah sekali terselip masuk ke dalam vagina. Kelak molekul ini bisa dianggap sebagai benda asing oleh sel-sel vagina. Hal ini bisa memicu tumbuhnya sel baru seperti kista, tumor, atau bahkan mungkin bisa berujung pada munculnya sel kanker. Jika dibiarkan, tentu saja akan mengganggu kesehatan reproduksi.

Jadi, sebaiknya Anda memeriksakan diri ke dokter bila Anda juga memiliki kebiasaan ini. Terutama bila Anda berencana menikah dan ingin segera punya anak. Biasanya melalui beberapa tes akan bisa diketahui apakah rahim Anda dalam keadaan sehat atau tidak.




Mitos-Mitos Seputar Perawatan Rambut



KOMPAS.com - Rambut indah dan bersinar adalah impian semua wanita. Tak heran jika semua saran dilakukan. Namun, ketahuilah bahwa tak semua saran itu benar. Banyak di antaranya yang hanya merupakan mitos. Berikut adalah beberapa mitos seputar rambut yang sering terdengar dan fakta sesungguhnya.

1. Memangkas rambut akan membuat rambut tumbuh lebih panjang.
“Rambut tumbuh dari akar, bukan dari ujung rambut,” terang Michael Wright, kepala ilmuwan senior di Nexxus Salon Hair Care. Memangkas ujung rambut dilakukan untuk mencegah ujung rambut yang bercabang makin melebar dan merusak seluruh batang rambut. Jaga rambut agar tetap sehat dengan perawatan yang menyeluruh. Usahakan untuk merawat rambut dari kerusakan akibat matahari dan panas dari penataan rambut. Jadi mitos tersebut tidak benar.

2. Memijat kulit kepala bisa menstimulasi pertumbuhan rambut.
Pijatan di kulit kepala dilakukan untuk meningkatkan sirkulasi darah, mengurangi stres, dan mendistribusikan minyak alami kulit kepala ke rambut. Kesemuanya ini bisa membantu fungsi sel agar lebih baik, sehingga membuat pertumbuhan rambut lebih optimal –namun tingkat pertumbuhannya tidak akan meningkat. Umumnya, rambut akan tumbuh setengah inci per bulannya.

3. Zat kimia pada produk pelurus rambut bisa mengubah tekstur rambut secara permanen.
Jika Anda perhatikan, bagi sebagian orang yang rambutnya pernah diluruskan secara kimiawi (rebonding), rambut barunya yang tumbuh akan kembali bergelombang atau menjadi sama seperti semula. Setelah perawatan pelurusan rambut, rambut yang berubah hanya lah rambut yang terlihat dan terekspos produk pelurusan. Zat kimia pelurusan rambut tidak bisa menembus ke akar rambut. Begitu pula pada rambut yang sering di-blowdry. Mereka yang rambutnya sering di-blowdry merasa rambutnya lebih lurus. Namun, apa yang sebenarnya mereka lihat adalah rambut rusak yang sudah kehilangan teksturnya, bukan perubahan permanen.

4. Mengikat rambut di area yang sama berulang-ulang bisa membuat kebotakan.
“Tarikan secara terus menerus (konstan) di daerah yang sama menggunakan karet yang kencang bisa melukai folikel rambut dan membuatnya berhenti menumbuhkan rambut. Efek ini disebut tarikan alopecia,” jelas Doris Day, dermatologis asal New York. Ia menyarankan untuk sesering mungkin mengganti cara ataupun letak ikat rambut di kepala. Jika memang harus mengikat kepala, pun, usahakan untuk mengikatnya dengan karet yang tak terlalu ketat. Pilih agak longgar. Ikat rambut, topi, kepang, bandana, dan lainnya yang dikenakan di rambut pun bisa mengakibatkan hal ini jika ditempatkan di posisi yang sama.

5. Menyisir rambut membuat rambut lebih bersinar.
Menyisir rambut 100 kali sebelum tidur seperti para putri di kisah-kisah dongeng tak akan membuat rambut Anda terlihat lebih cantik. Malah, akan membuat rambut terlihat lebih parah. Menyisir rambut bisa membuat rambut terlihat kusam dengan merusak kutikulanya, juga menyebabkan ujung rambut bercabang dan patah. Menggunakan alat yang salah pun bisa merusak rambut. Secara umum, plastik dan sisir dari metal bisa melemahkan kutikula rambut dan menyebabkan kerusakan atau statik, dan rambut menjadi susah diatur. Jadi, cobalah untuk mengganti sisir dengan sikat dengan bulu yang lebih lembut. Gunakan sisir sikat pada rambut yang kering. Sementara untuk rambut yang basah, gunakan sisir dengan gigi yang jarang. Sikat rambut cukup untuk membuat rambut Anda tidak kusut, dan harus bisa menyisir rambut dengan mudah. Cukup sisir beberapa kali saja per hari, tak perlu berulang kali.

6. Air dingin bisa menambahkan sinar pada rambut dan mencegah rambut kasar.
Rambut yang dibilas dengan air dingin bisa membuatnya terlihat lebih bersinar, karena secara sementara membuat kutikula batang rambut tertutup. Namun hasil tersebut tak akan berlangsung lama jika Anda tidak mengeringkan rambut dengan benar. Pastikan kutikula rambut tetap tertutup rapat dengan mengaplikasikan kondisioner rambut atau produk rambut berbahan dasar silikon untuk menutupnya. Atau, gunakan shampo yang khusus untuk rambut bersinar, sekaligus lembut, seperti Clear Shampoo Soft and Shiny yang baru saja diluncurkan.

7. Rambut bisa kebal terhadap shampo.
Tugas shampo hanyalah untuk membersihkan rambut. Lalu mengapa shampo favorit Anda tiba-tiba terasa tidak lagi bekerja seperti biasanya? Shampo mengandung bahan yang memberikan kelebihan untuk penataan, namun juga bisa meninggalkan residu yang menumpuk. Jika Anda mulai mendapati bahwa rambut Anda terlihat kusam, gunakan shampo yang sifatnya clarifying. Artinya, ia bertugas untuk menghilangkan residu-residu kimiawi yang menumpuk pada rambut setiap dua minggu sekali. Jika lebih sering, Anda hanya akan membuat rambut kering dan kekurangan minyak alami rambut.

8. Mewarnai rambut bisa mengubah tekstur rambut.
Pewarnaan rambut yang permanen menghilangkan lapisan pelindung pada rambut dan mengangkat kutikula rambut bisa berpenetrasi ke dalam. Sementara pewarna rambut semi permanen menyimpan warna pada batang rambut dan tak terlalu merusak. Kedua metode tersebut memiliki keunggulan masing-masing. Warna bisa membuat batang rambut lebih tebal. Perubahan ini lebih terlihat pada wanita dengan tipe rambut fine hair atau yang rambutnya menipis.




Mewarnai Rambut Bisa Bikin Kanker?


KOMPAS.com — Mewarnai rambut bisa dilakukan untuk menyamarkan uban. Namun, benarkah pewarna rambut bisa menyebabkan kanker?

Sesungguhnya, para peneliti sendiri masih belum sepakat mengenai hal ini. Beberapa zat kimiawi yang terdapat dalam pewarna rambut diduga memang bisa terserap melalui kulit kepala. Daerah ini memiliki begitu banyak pembuluh darah, yang nantinya akan mengalirkan zat kimiawi ini ke bagian tubuh lainnya. Ada baiknya memang Anda mewaspadai bahaya ini. Apalagi jika termasuk orang yang sering mewarnai rambut untuk mengubah penampilan.

Agar tetap aman, ada baiknya Anda menghindari pewarna rambut yang sifatnya semipermanen dan permanen. Menurut laporan terakhir, pewarna rambut jenis ini ternyata berpotensi menimbulkan kanker apabila terlalu sering digunakan. Bahkan, ada penelitian yang memperlihatkan bahwa para penata rambut yang sering menggunakan dua jenis pewarna ini pada pelanggannya kemungkinan akan membuat sang pelanggan terkena kanker kandung kemih. Kabar baiknya: sampai sekarang belum ada bukti yang konsisten bahwa penggunaan pewarna rambut rumahan bisa meningkatkan risiko kanker. Tinjauan atas berbagai jenis studi yang dimuat dalam jurnal Cancer Causes & Control sendiri menyimpulkan tidak adanya hubungan langsung antara penggunaan pewarna rambut secara individual dengan kanker kandung kemih.

Apa pun risikonya, yang jelas ancaman penyakit akibat pemakaian pewarna rambut masih bisa dibilang kecil. Meski demikian, Anda bisa menggunakan pewarna rambut yang sifatnya alami. Pewarna seperti itu bahannya berasal dari tanaman, seperti pewarna henna.

8 Larangan bagi Kecantikan




KOMPAS.com - Tanpa kita sadari, kita sering melakukan kebiasaan buruk terhadap perawatan wajah. Sebutlah misalnya, tidak membersihkan muka sebelum tidur. Atau, memencet jerawat karena gemas melihatnya. Padahal, kita tahu apa akibatnya jika kita melakukan beberapa kebiasaan buruk tersebut. Penyebab lain, kita tidak tahu bahwa kebiasaan tersebut memberikan efek yang kurang baik bagi kesehatan wajah. Nah, mulai sekarang bila Anda pernah melakukan beberapa kebiasaan buruk di bawah ini, segera hentikan.

1. Langsung mengoleskan produk kosmetik baru ke wajah
Tak semua produk kosmetik cocok untuk Anda. Karenanya, untuk memastikan apakah kulit bereaksi negatif atau tidak, oleskan produk yang baru pertama kali dicoba itu di bagian dalam lengan bawah mendekati telapak tangan. Biarkan kurang lebih 15–20 menit. Cermati reaksinya. Bila permukaan kulit tampak memerah, jangan terkecoh bahwa krim yang digunakan sedang bekerja. Itu dapat menjadi pertanda kulit Anda menolak produk tersebut. Apalagi bila diiringi dengan rasa gatal-gatal di sekitarnya. Segera bilas dengan air dingin dan cucilah hingga bersih.

2. Tidak membersihkan kulit wajah dalam waktu 24 jam
Kulit butuh bernapas sehingga make-up yang menutupi pori-pori kulit perlu dibersihkan. Untuk itu bersihkan wajah dari make-up sebelum 24 jam sejak pemakaiannya. Cara membersihkannya dengan menggunakan sabun khusus wajah, jangan sabun mandi. Sabun mandi yang bersifat alkalis (basa) bisa membuat lapisan paling atas dari kulit ari yang berfungsi sebagai pelindung wajah terkelupas. Akibatnya jika cairan sabun ini masuk ke kulit, bisa terjadi iritasi dengan tanda-tanda seperti kulit merah, gatal, kering, dan bersisik. Sabun yang baik untuk wajah adalah yang memiliki pH (tingkat keasaman) balance netral atau sama dengan pH kulit (biasanya pH balance tertera pada kemasan).

3. Memencet jerawat
Kebiasaan memencet jerawat sebenarnya justru akan memperparah keadaan jerawat. Kala wajah sedang berjerawat tindakan yang disarankan adalah menggunakan purifying mask, atau masker yang mampu mengangkat kotoran wajah secara mendalam. Masker ini umumnya berbahan dasar lumpur (mud mask) atau tanah liat (clay mask) yang efektif untuk mengangkat kotoran serta minyak di wajah. Bisa juga, pilih masker wajah yang mengandung bahan aktif pembasmi jerawat alias medicated mask. Pilihan lainnya adalah membiarkan jerawat menghilang dengan sendirinya dengan menunggu hingga menjadi matang. Anda bisa mengeluarkan sumbatan dari jerawat yang matang dengan lembut. Caranya celupkan kapas ke dalam teh chamomile. Tempelkan selama mungkin pada kulit yang berjerawat untuk melembutkannya. Balut ujung jari yang sudah dicuci dengan tisu bersih dan tekan pelan daerah sekitar jerawat sampai isinya keluar. Oleskan antiseptik atau krim jerawat setelahnya.

4. Mengoleskan pelembab secara berlebihan
Pelembab kulit bermanfaat untuk menghambat penguapan cairan dalam kulit. Pakailah setelah mandi atau setelah membersihkan kulit wajah di saat kulit dalam keadaan bersih. Oleskan pelembab secukupnya di permukaan kulit wajah. Mengoleskan pelembab secara berlebihan dengan harapan agar kulit menjadi semakin terlindungi justru akan membuat pori-pori kulit wajah tersumbat, sehingga rentan timbul jerawat. Indikator pemakai pelembab terlalu banyak adalah jika 15 menit setelah pemakaian kulit muka masih terlihat berminyak. Ini pertanda pelembab tidak terserap lagi dengan baik oleh kulit. Selain itu, kulit wajah pun tampak sembab. Untuk itu, pilihlah pelembab yang baik dan sesuai dengan jenis kulit Anda.

5. Tidak membersihkan alat kecantikan
Menggunakan alat make-up yang kotor dapat menyebabkan kerusakan kulit, terutama bagi yang memiliki kulit sensitif. Kulit dapat menjadi kemerahan, selain juga menimbulkan jerawat. Cuci peralatan make-up terutama yang menyentuh wajah sedikitnya seminggu sekali. Caranya, celupkan alat-alat make-up (kuas, spons) ke dalam cairan yang telah diberi larutan shampo bayi. Kemudian, keringkan dengan cara ditepuk-tepukkan ke tisu atau keringkan secara alamiah.

6. Mencabut alis secara berlebihan
Sebab beberapa rambut alis yang sudah dicabut berpeluang untuk tidak tumbuh lagi. Kalaupun ingin mencabut alis, cabutlah rambut yang berada di bawah garis alis, lalu tebalkan dengan pensil alis tipis-tipis. Bagi Anda yang sudah telanjur mencabut alis, lukislah alis dengan pensil alis kemudian tambahkan perona mata yang berwarna senada dengan kuas pada alis yang dibentuk tersebut.

7. Menambah olesan lipstik secara berulang
Jangan lakukan ini. Mengapa? Karena mungkin saja pada olesan lipstik Anda sebelumnya sudah tercemar debu bahkan sisa makanan yang menempel. Dengan begitu tindakan memoles lipstik tanpa membersihkan sisa olesan sebelumnya hanya membuka peluang mencemari stik lipstik Anda dengan berbagai bakteri. Bersihkan bibir terlebih dulu sebelum memoleskan lipstik kembali, terlebih jika rentang waktunya cukup lama.

8. Membersihkan bibir dengan facial scrub
Masker wajah atau produk peeling selain mengandung zat pembersih aktif, juga cairan busa yang kuat. Butiran scrub-nya juga besar dan kasar sehingga dapat menyebabkan iritasi pada kulit bibir yang halus. Untuk itu, gunakan hanya scrub khusus bibir.


 

Blogger news

Blogroll

About